Postingan

MEMORI SEGELAS KOPI

Rintik hujan mulai turun pagi hari ini. Segera aku beranjak dari pembaringan, menuju dapur kecil untuk memanaskan air. Mengambil beberapa sendok kopi hitam dan memasukkannya ke dalam cangkir hijau kesayanganku. Setelah selesai aku berjalan menuju teras rumah. Menikmati dinginnya udara pagi yang menusuk tulang. Aku suka cuaca mendung ini. Mengantarkanku pada potongan kisah masa lalu. *** "Yah, hujan nih tidak jadi pergi dong ya?" katamu dengan wajah kecewa. "Sabar ya, tunggu dulu hujannya reda," aku hanya tersenyum melihat tingkah seperti anak kecil itu. "Sepertinya hujan ini akan awet, Kak" lagi-lagi kau mengeluh sambil berlalu ke belakang. Rupa wajahmu malah terlihat menggemaskan dengan ekspresi seperti itu. "Bagaimana kalau kita menerabas hujan saja, Kak?" tanyamu lagi penuh harap. "Jangan dong, nanti kalau kamu sakit repot lah aku," larangku saat itu. Itu hanya sepenggal kenangan saat kita bersama. Begitu membahag...

pengalaman mengikuti pra matrikulasi IIP

Menjadi ibu adalah sebuah perjalanan panjang, sebelum menikah semuanya terlihat mudah. kemudian, tibalah saat yang dinantikan, lahirlah seorang bayi dari rahimku.  ada sekelumit rasa getir, berharap tidak ingin menjadi ibu yang salah langkah. setiap hari terus menerus mencari ilmu, bagaimana cara menjadi ibu yang baik,  akhirnya, ketika membuka sebuah media sosial seorang teman dunia maya memposting kegiatannya di IIP, akupun mencoba bertanya-tanya. ternyata aku tertarik! dengan bekal percaya diri aku mendaftarkan diri lewat tautan yang diberikan oleh teman tersebut. cukup lama menungggu hingga tergabung pada grup foundation iip depok, kemudian daftarlah pada grup pra matrikulasi iip. pada grup ini aroma belajar amat sangat kental, setiap ibu mempunyai antusiasme yang tinggi untuk belajar. banyak hal yang dibdapat pada wag pra-matriks, diantara lain: setiap anggota yang ada pada grup harus menghormati sesama setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda, dari segi kapasit...