Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

MEMORI SEGELAS KOPI

Rintik hujan mulai turun pagi hari ini. Segera aku beranjak dari pembaringan, menuju dapur kecil untuk memanaskan air. Mengambil beberapa sendok kopi hitam dan memasukkannya ke dalam cangkir hijau kesayanganku. Setelah selesai aku berjalan menuju teras rumah. Menikmati dinginnya udara pagi yang menusuk tulang. Aku suka cuaca mendung ini. Mengantarkanku pada potongan kisah masa lalu. *** "Yah, hujan nih tidak jadi pergi dong ya?" katamu dengan wajah kecewa. "Sabar ya, tunggu dulu hujannya reda," aku hanya tersenyum melihat tingkah seperti anak kecil itu. "Sepertinya hujan ini akan awet, Kak" lagi-lagi kau mengeluh sambil berlalu ke belakang. Rupa wajahmu malah terlihat menggemaskan dengan ekspresi seperti itu. "Bagaimana kalau kita menerabas hujan saja, Kak?" tanyamu lagi penuh harap. "Jangan dong, nanti kalau kamu sakit repot lah aku," larangku saat itu. Itu hanya sepenggal kenangan saat kita bersama. Begitu membahag...